Pilih Mana Ya Rumah Subsidi Atau Rumah Non Subsidi?

Siapa sih yang tidak mau memiliki rumah miliki sendiri bersama untuk tempat tinggal keluarganya? Anda semua yang belum memiliki rumah sendiri pasti mendabakan memiliki rumah sendiri. Namun anda tentunya tahu bahwa harga rumah dari tahun ke tahun selalu mengalami kenaikan. Sehingga tabungan yang anda persiapkan sejak dulu untuk membeli rumah terasa belum mencukupi terus. Tak perlu lagi risau kalau permsalahannya khanya karena keuangan yang belum juga mencukupi untuk membeli rumah idaman. Saat ini pemerintah memiliki program KPR subsidi yang memiliki harga relative jauh lebih murah dari yang lainnya. Tentunya ini menjadi salah satu alternative pilihan bagi anda dan keluarga untuk dapat segera mewujudkan keinginan memiliki rumah. Namun masih banyak juga masyarakat yang sudah mengetahui program ini tapi tetap memililih KPR non subsidi karena beberapa alasan tertentu.

Untuk membantu anda mengenal lebih jauh rumah KPR subsidi dan KPR nonsubsidi agar anda dapat menentukan pilihan diantara keduanya.

  • KPR subsidi merupakan program pemerintah untuk membantu masyarakatnya agar memiliki tempat tinggal yang layak miliknya sendiri. Karena merupakan program pemerintah tentunya untuk harga lebih merakyat karena memang sudah menjadi tujuan utama dari programnya untuk memnbantu masyarakat menengah kebawah. Seperti contohnya rumah subsidi bogor dan rumah subsidi jabodetabek yang memiliki harga ynag wajar bagi masyasrakat menengah ke bawah. Sedangkan untuk KPR nonsubsidi biasanya merupakan program yang dibuat oleh pihak swasta. System ini memang juga bertujuan membantu masyarakat agar bisa memiliki hunian yang layak dan dengan proses kredit. Namun karena program milik swasta tentunya mereka juga akan memperhitungkan keuntungan yang ingin mereka dapatkan dari program tersebut sehingga mengakibatkan harga jual yang ditawarkan jauh lebih tinggi. Sehingga pada KPR subsidi anda akan menemukan angsuran menjadi flat selama masa kredit berlangsung tetapi tidak dengan KPR nonsubsidi.
  • Segi bunga yang berlaku pun memiliki perbedaan. KPR non subsidi mengikuti arah pasar. Sehingga mungkin saja ketika anda sedang dalam masa kredit mengalami kenaikan fluktuasi dari bunga yang dikenakan. Seperti contohnya perumahan murah di Jakarta yang merupakan bentuk non subsidi. Sedangkan untuk KPR subsidi pemerintah memberikan bantuan terhadap suku bunga KPR di bank sehingga dapat menjadi murah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *